Ketika sebuah harapan menjadi candu
Ketika sebuah mimpi menjadi asa,
Dimana akal sehat,
Dimana kesadaran.?
Tak pernah terpikir semua berubah
Tak pernah terbayang,
semua terjadi begitu saja.!
Ketika sebuah harapan menjadi candu
Ketika sebuah mimpi menjadi asa,
Hilang semua asli,
Hilang semua arti.!
Apakah ini sebuah takdir yang tak dapat di hindari.?
Apakah ini sebuah kodrat yang harus terjadi.?
Atau hanya terjadi pada kaum pandir.!
Pun pertanyaan serupa,
Tak pernah jumpa jawabannya.!
Ke-semu-an itu datang bertubi tanpa asal,
Asal sebab tak pernah diketahui mulanya.!
Apakah semua kini telah menjadi semu.?
…
Ayi_Noe
Denpasar, Bali
Senin, 11 April 2005
11:45. WITA
Terhempas oleh angin kehidupan
Terhungus oleh ombak ragu
Parau suara melengking tanpa makna
Walau muara menguak isinya
Roda semesta tak dapat terhindar
Namun daya terus dikerahkan
Aku sosok manusia tanpa apa
Aku hanya merasa seperti bara
Ketika ranting tersulut api
Terhempas raga
Terhungus jiwa
Tuan dan puan beradu kata
Seruan tak dihiraukan
Harta menjadi rebutan
Kasatmata tak berdusta
Terlihat keserakahan meraja
Akal didera ragu yang menggugu
Jiwa binasa dibuai harta
Keserakahan berkuasa
Bertopeng wajah malaikat
Iblis terbahak menyaksikan Sandiwara manusia
Dunia panggung maya
@_Noe
Selasa, 29 Maret 2005
02.24 am. WITA
Denpasar BALI
senja di ufuk barat telah menyapa ramah
gelap malam siap mengganti terangnya siang
tidar hidup terus membayangi sukma
tak kuasa menanggung beban diri
hanya bisa menatap bayang diri
walau semua sudah tak mungkin lagi
senja kini telah berubah jadi kelam
kelam malam yang semakin temaram
karena waktu tak ingin tertinggal oleh ruang
walau bebeda, ruang dan waktu selalu bersama
karena mereka adalah sepasang kekasih abadi
wahai waktu,
wahai ruang,
aku ingin kau jadi saksi peristiwa hidup
karena engkau adalah yang empunya peristiwa
engkau yang menentukan peristiwa kehidupan
dunia-akhirat,
matahari-bulan,
siang-malam,
waktu-ruang,
kelahiran-kematian,
hitam-putih,
…
@_Noe
Denpasar, Bali
Jum’at, 18 03 ‘05
11.15 WITA
Kisah perbedaan
jika dalam waktu kita dapat bersama,
maka jarak tak berarti lagi untuk kita.
perbedaan yang ada takkan membuat semua berubah
karena kita disini satu,
satu dalam tali jiwa
kisah kita seperti dongeng taman langit yang abadi
takkan terpisah oleh karena ruang dan waktu
kisah ini telah tercipta indah
bagai bintang yang melintas dengan pelitanya
lembayung pelangi pun ikut memberi warna indah pada kisah ini
ruang dan waktu turut berbagi bahagia pada kisah ini
kisah ini takkan berhenti berharap hingga semua merasakan sama
karena semua layak untuk merasakan bahagia dalam kebersamaan
itulah indahnya perbedaan dalam kebersamaan
tidar waktu dan ruang pun tak dapat halangi kekuatan jiwa yang kukuh
@_Noe
Denpasar, Bali
Jum’at, 18 03 2005
23.15 WITA
Ketika nirwana membuka tirani malam
Ketika mentari berganti rembulan
Dan hamparan langit dihiasi kerlip gemintang
Kutatap luas angkasa diatas sana
Betapa kecil aku dihadapan-Nya
Dan betapa DIA begitu Agung
TUHAN… beri aku Sinar Kasih-Mu
Agar senantiasa…
Kumenapaki hidup ini dijalan-Mu
Jangan biarkan aku…
Kehilangan Kasih-Mu
Jangan biarkan jalan yang kutempuh
Gelap tanpa Sinar-Mu
Serta jadikanlah…
Setiap hela nafas hidupku
Senantiasa mengingat-Mu
@_Nòé
BEKASI,
Jum’at, 19 Mei 2006
16:30 WIBB
Langit seakan menutup dirinya
Yang mulai mencari kedamaian
Tapi hidupku tak seperti damainya
Hanya hampa yang selalu kurasa
Ternyata semua itu…
Hanya asa yang tersisa dalam hatiku
Kebahagiaan yang selalu kunanti
Untuk dapatkan yang kuinginkan hanyalah ilusi
‘Ku melangkah tanpa arah pasti
Dan ‘ku terjatuh dalam buaian hampa
Semakin dalam bila kurasakan
Rasa sakit yang aku derita
Mungkinkah angan membawaku
Terbang meraih angkasa raya…
@_Nòé
BEKASI,
Jum’at, 19 Mei 2006
17:00 WIBB
Terbesit tanya dalam hati
Dari setiap waktu yang terlewati
Mungkinkah akan hadir disini
Sebuah kisah sejati
Tak mungkin berlari
Hindari kenyataan hitam-putih ini
Walau coba halangi
Agar tak pernah terjadi
Bila esok tiada temui
Diri dalam hidup lagi
Jangan coba mencari
Diri dalam setiap sudut bumi ini
Diri akan pergi tinggalkan hidup ini
Dan tak mungkin kembali,
Kecuali terulang hidup yang kedua kali…
@_Nòé
BEKASI,
Jum’at, 19 Mei 2006
17:15 WIBB
Menyepi dalam kesunyian
Temukan diri sendiri
Tanpa kawan, tanpa…
Semua kian jauh meninggalkan
Bila esok ada ataupun tiada
Apa yang akan terjadi
Tetap sendiri dalam sunyi
Terpojok di sudut ini…
Sepi, mengapa ia kian datang
Temani diri meniti hari
Meratapi nasib sendiri
TUHAN…
Berikan sinar kasih-Mu
Jagalah diri dalam tiap langkahnya
Serta dalam tiap perilakunya
Agar tak merasakan
Sepi mencekik hidup…!!!
@_Nòé
BEKASI,
Jum’at, 19 Mei 2006
17:30 WIBB
MAAF…
Jika memang kehadiranku mengusikmu…
Bicaralah…
Aku akan mendengarkan…
Memang menanti waktu…
Tapi waktu takkan menanti…
Selalu ikuti…
Selalu saksikan…
Selalu nikmati…
Sendiri, perih walau…
Takkan berubah…
Takkan terganti…
Kau satu yang aku tuju…
Seperti karang menanti gelombang ombak…
Seperti bumi menanti siang dan malam…
Dalam malam aku bersemayam…
Berteman pelita bintang yang menyusup ke dalam kamar…
Sendiri menanti pasti…
Menunggu waktu untuk bersamamu…
@_Noe
Rabu, 16 Agustus 2006
Dini hari, 01:05.wibb
Cileungsi
Hanya Untukmu…
Penantian takkan terhenti…
Karena semua baru dimulai…
Tujuan telah ditentukan diawal…
Tempat memulai pemikiran,
Dan akhir dari sebuah perjalanan…
Harap…
Usaha dalam laku…
Dan yakin…
Pelangi akan hadir…
Dan warna indahnya akan hiasi semesta…
Dia akan teduhkan risau hidup…
Laku dalam makna kata…
Sabar serta ikhlas…
Satu hati hanya untukmu…
@_Noe
Rabu, 16 Agustus 2006
Dini hari, 02:05.wibb
Cileungsi.
Tak pernah kusesali untuk mencintaimu
Tak pernah kusesali untuk melayanimu
Karena…
Cinta ini ada memang untukmu utuh
Waktuku selalu ada di dekatmu
Bukan kiasan kata,
Bukan perumpamaan…
Tapi benar yang kurasakan ini
Aku terjatuh dalam cinta
Kau sungai tanpa hilir…
Aku hadir dalam air dan mengalir
Dari hulu mengalir mencari hilir dengan riak kecil…
Aku hanya ingin hadir dan mengalir bersama cinta…
Aku, kau, kita,…
Satu dalam cinta
@_Noe
Rabu, 16 Agustus 2006
Cerah pagi, 09:00.wibb
Cileungsi.
Hanya ingin selalu bersama lewati ruang-waktu…
Hadapi bersama semua yang ada di sekitar…
Yakin sanggup jalani semua bersama dengan Ridho-NYA…
Bersama mengayuh kayuh untuk arungi
semua bahtera yang berjelaga…
kau selalu kurengkuh,
apapun yang terjadi…
aku niatkan untuk mencintaimu dan bersama selamanya…
@_Noe
Rabu, 16 Agustus 2006
Jelang siang, 11:00.wibb
Cileungsi.
Mungkin benar, memang bukan aku orang yang kau harap….
Tapi pasti, kau memang yang aku tuju
Untuk kuberikan kasih sayang sederhana hanya untukmu…
Hanya usaha dan doa serta kesederhanaan dariku
Yang kusuguhkan untuk bahagia bersama…
Selalu setia pada janji dalam hati,
Perih…..
walau nyatanya…
Aku berikan segala yang aku miliki
dalam kemampuanku hanya kepadamu…
semoga kau dapat merasakan aku yang menyayangimu sangat…
bukan kasat mata sayang yang aku inginkan,
namun cinta yang bersemayam dalam jiwamu…
biarkan aku yang menanggung…
semua perihmu, semua dukamu,
semua yang buatmu tak nyaman…
kau hanya layak rasakan bahagia
bersama kasih sayang dalam hidup…
aku memohon, izinkan aku menyayangi dirimu…
aku menunggu selama apapun itu…
aku selalu merengkuhmu dalam jiwa lemah ini…
kau bangkitkan jiwaku yang pernah mati…
@_Noe
Kamis, 17 Agustus 2006
Dini hari, 04:00.wibb
Cileungsi.
“Lakumu,
Sujudmu,
Tidurmu,
Ucapanmu,
Nafasmu,
Tingkahmu,
Kerjamu,
Politikmu,
Sandiwaramu,
Ekonomimu,
Perangmu,
Bijakmu,
Keyakinanmu,
Falsafahmu, ….
semua dalam Diammu :
adalah Diamku juga”
@_Noe
Kamis, 17 Agustus 2006
Dini hari, 04:35.wibb
Cileungsi.
“Merendah angin pagi yang dingin,
Suara yang dingin,
Bening embun yang menitik,
Surya yang masih juga hidup aliasnya berpijar,
Berpijar-pijar diantara bulu-bulu mata,
Kau hadir bersama fajar,
Ketika cerah pagi menyapa,
Ku sambut kau dengan senyum merekah,
Ku raih kau, lalu…
Bersama kita rengkuh hari”
@_Noe
Kamis, 17 Agustus 2006
Dini hari, 04:45.wibb
Cileungsi.
Bangsat…
Binatang atau, terserah…
Nilai tak berarti…
Norma tak berlaku…
Estetika tak di hiraukan…
Esensi tak pernah di cari lagi…
Etika tak mendapat peran…
Apa yang terjadi.?
Semua tak menjadi arti lagi…!
Muak……
Cukup sudah…..
Andai dapat dahului waktu,
Ingin rasanya aku bunuh semua rasa ini…
Nyata hanya kasat mata,
Nyatanya semua semu…
Aku tidak ingin menang,
Aku hanya ingin benar….
Mungkin hanya kematian yang akan menjawab semua semu…
@_Noe
Selasa, 05 September 2006
Dini hari, 03:00.wibb
Bekasi.
Terjaga dalam nadir kaum pandir
Nampak semua yang tersembunyi
Ternyata selama ini semua terbuai mimpi
Mimpi tak terbeli,